Visi dan Misi

VISI

Visi merupakan  pandangan jauh  ke depan,  ke mana  dan  bagaimana Desa Panunggalan   harus    dibawa   dan   berkarya  agar   konsisten  dan dapat   eksis, aspiratif, inovatif  serta  produktif.  Visi adalah   suatu gambaran yang  menantang tentang   keadaan   masa  depan,   berisikan cita  dan  citra  yang  ingin diwujudkan, dibangun  melalui  proses  refleksi dan  proyeksi yang  digali dari  nilai-nilai  luhur yang  dianut  oleh seluruh komponen masyarakat. Cita-cita   masa   depan   sebagai   tujuan    jangka menengah  yang   ingin diraih   oleh  Kepala  Desa  yang  dirumuskan selama   6 tahun   kedepan.  Cita-cita itulah   yang   kemudian  mengerucut sebagai   Visi  Kepala Desa. Adapun   Visi Kepala Desa Panunggalan adalah  :

TERWUJUDNYA  DESA   PANUNGGALAN YANG  MAKMUR,  AMAN,  NYAMAN, TENTRAM, ADIL DAN PEDULI ( MANTAP )

  1. MAKMUR; mengandung arti keadaan yang berkembang, berkemajuan, memilikikeberuntungan baik dan/atau memiliki status  sosial yang  sukses. Memacu Masyarakat untuk berkembang dan maju untuk     meraih kesuksesan tujuan  hidup   yaitu   sejahtera  lahir   dan  batin,  bahagia   dunia dan akhirat.
  2. AMAN ;   terhindar dari gangguan, resiko, dan    bahaya.  Memberikan perlindungan terhadap masyarakat dan memberikan  rasa   aman   dalam kehidupan  masyarakat.
  3. NYAMAN; keadaan telah terpenuhinya kebutuhan dasar manusia yang bersifat individual akibat  beberapa faktor  kondisi  lingkungan.
  4. TENTRAM; Kondisi yang damai dan tidak terjadi kekacauan   dalam masyarakat.
  5. ADIL; Pelayanan dan  Pembangunan yang  merata dan tidak diskriminatif.
  6. PEDULI; Perhatian sepenuh hati demi kemajuan, kemandirian   dan kesejahteraan  masyarakat.

MISI

Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi. Misi berfungsi sebagai pemersatu gerak, langkah dan tindakan nyata bagi segenap komponen penyelenggara pemerintahan.

Misi Desa Panunggalan Kecamatan Pulokulon terdiri 7 (tujuh) kebhaktian yang lebih dikenal dengan SAPTA BHAKTI sebagai berikut :

  1. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) berdasarkan demokratisasi, transparansi, partisipatif, akuntabilitas dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
  2. Meningkatkan sistem Perencanaan Pembangunan Desa yang partisipatif dengan menekankan pada konsepsi DOUM (Dari, Oleh dan Untuk Masyarakat).
  3. Transparansi Informasi Penyelenggaraan Pembangunan Desa melalui Sistem Informasi Desa (SID).
  4. Meningkatkan pembangunan infrastruktur Desa secara berkesinambungan berdasarkan skala prioritas dan pembidangan.
  5. Meningkatkan pembangunan dibidang ilmu pengetahuan untuk mendorong peningkatan kualitas sum ber daya manusia agar memiliki kecerdasan dan daya saing yang lebih baik.
  6. Meningkatkan pembangunan di bidang sosial kemasyarakatan untuk berperan aktif mendukung capaian serta target pembangunan desa.
  7. Meningkatkan Peran dan Fungsi Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa ) untuk pembangunan ekonomi dengan mendorong semakin tumbuh dan berkembangnya pembangunan di bidang pertanian, Industri Rumah Tangga, Usaha Mikro Kecil dan Menengah serta pariwisata.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *