Kades Panunggalan : Ikuti Aturan Perpanjangan PPKM Sampai 8 Februari 2021

Bupati Grobogan Sri Sumarni, S.H, M.H menandatangani Surat Edaran Nomor 360/128/2021 tanggal 25 Januari 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Untuk Mengendalikan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 Di Kabupaten Grobogan.

Berdasarkan Surat Edaran Bupati Grobogan tersebut, Kepala Desa Panunggalan, Moch. Pujiyanto memberitahukan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memetuhi aturan sebagaimana yang terkandung pada Surat Edaran Bupati Grobogan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang sampai 8 Februari 2021. 

Untuk itu, semua kegiatan masyarakat diatur sebagai berikut :

Pertama, penerapan work from home (WFH) sebanyak 75 persen dan 25 persen work from office (WFO) sebagai pembatasan aktivitas di tempat kerja atau perkantoran.

Kedua, tidak diperkenankan melakukan atau menerima kunjungan dari luar daerah dan kegiatan

Ketiga, kegiatan belajar mengajar pada lembaga pendidikan dilakukan secara daring atau online.

Keempat, Wisata Air dan Karaoke DITUTUP

Kelima, Wisata Alam, Buatan dan Religi dengan pembatasan pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas lokasi yang disediakan. Waktu buka mulai pukul 08.00 WIB s.d 14.00 WIB dengan protokol  kesehatan yang  lebih ketat.

Keenam, Restoran, Rumah Makan, Kafe, Angkringan, Pedagang Kaki Lima (PKL) hanya diperbolehkan melayanai konsumen untuk makan minum ditempat maksimal 25 persen dari kapasitas yang disediakan. Layanan pesan antar / dibawa pulang diizinkan sesuai dengan jam operasional yaitu : Restoran, Rumah Makan, Kafe buka hingga pukul 20.30 WIB, Angkringan, Pedagang Kaki Lima (PKL) buka hingga pukul 22.00 WIB

Ketujuh, Pusat Pembelanjaan dan Toko, Swalayan diperbilehkan buka hingga pukul 19.00 WIB dengan protokol  kesehatan yang  lebih ketat

Kedelapan, Pasar Rakyat diperbolehkan buka hingga pukul 12.30 WIB dengan protokol  kesehatan yang  lebih ketat

Kesembilan, Pasar Malam diperbolehkan buka hingga pukul 20.00 WIB dengan protokol  kesehatan yang  lebih ketat.