Ingin Cek Penerima Bansos? Begini Caranya !

Ingin Cek Penerima Bansos? Begini Caranya !

Pemerintah melalui Kementerian Sosial memutuskan untuk melanjutkan program bantuan sosial (bansos) tahun 2021. Program tersebut terbagi menjadi dua yakni bansos reguler dan bansos khusus.

Bansos reguler terdiri dari program keluarga harapan (PKH) dan program bansos sembako kepada penerima manfaat non-PKH berupa bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp200 ribu per bulan sepanjang Januari-Desember. Sementara bansos khusus berupa BLT Rp300 ribu per bulan.

CARA CEK DATA STATUS SEBAGAI PENERIMA / BUKAN PENERIMA BANSOS

  • Buka laman resmi Kemensos yakni https://dtks.kemensos.go.id/
  • Masukkan Nomor kependudukan seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau ID Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)/Basis Data Terpadu (BDT)Jika tak memiliki keduanya, Anda juga dapat memasukkan nomor Penerima Bantuan Iuran (PBI) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
  • Masukkan nama Anda dan kode unik pengaman yang disediakan.
  • Lalu, klik tombol Cari, sistem akan langsung mencocokkan ID dan Nama yang diketik dengan yang ada dalam database DTKS

Jika terdaftar, nama Anda akan tampil di halaman situs web. Tapi, jika belum terdaftar dalam sistem DTKS maka Anda harus mendaftarkan diri.

CARA LAPOR / DAFTAR PENGAJUAN BANSOS

  • Lapor ke Kepala Desa/Kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK.
  • Desa menyelenggarakan musyawarah di tingkat desa/kelurahan untuk membahas pengajuan baru ke dalam DTKS berdasarkan prelist awal dan usulan baru.
  • musyawarah desa atau kelurahan akan menghasilkan berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Desa/Lurah dan perangkat desa lainnya, data ini lah yang menjadi prelist akhir.
  • Setelah diverifikasi dan divalidasi secara bertahap mulai dari tingkat kelurahan hingga Kemensos, nama Anda akan secara otomatis terdaftar dalam DTKS.

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *