Boyong Grobog Hari Jadi Grobogan Ke-294

SID Panunggalan– (3/3/2020) Sudah menjadi Tradisi Tahunan masyarakat Kabupaten Grobogan hari ini menyaksikan Kirab Boyong Grobog. Prosesi boyong grobog ini merupakan Sejarah gambaran Grobogan ketika terjadi perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Grobogan dari Kecamatan Grobogan pindah ke Kecamatan Purwodadi hingga saat ini.

Gambar : https://www.facebook.com/diskominfo.grobogan.5

Prosesi budaya hari ini, Selasa (3/3/2020) menarik antusias masyarakat sekitar. Prosesi ini juga menjadi hari ulang tahun kabupaten Grobogan ke 294. Ribuan warga yang sebelumnya tumpah ruah memenuhi tepi kanan dan kiri Jalan Raya Purwodadi-Pati dan alun,-alun, kini begitu lengang.

Gambar di ambil dari https://www.facebook.com/gogot.trikoyo.3

Dalam acara itu dikirab pula sebuah grobog kuno dari kayu jati berukuran sekitar 1 x 1 meter. Perabot grobog ini dulunya dipakai menyimpan dokumen pemerintahan saat boyongan dari Kecamatan Grobogan ke Purwodadi. Grobog ini dinaikkan dalam dokar dan dikawal beberapa orang berpakaian layaknya prajurit zaman kerajaan. Dalam rombongan itu juga terdapat puluhan warga memikul gunungan sayur mayur dan hasil bumi. Dengan jumlah gunungan ada 12 buah. Gunungan itu kemudian diperebutkan warga sesampainya di Alun-alun Purwodadi.

” Ini menjadi perhatian kami, supaya tradisi Boyong Grobog ini tidak monoton, harus ada inovasi agar masyarakat ikut serta memeriahkan hari jadi Grobogan,” kata Sekretaris Daerah, Bapak  Moch.Sumarsono.

Prosesi kirab Boyong Grobog dimulai dari kantor Kelurahan Grobogan, Kecamatan Grobogan hingga ke pendopo kabupaten yang letaknya di Purwodadi. Bupati Grobogan Sri Sumarni memimpin langsung acara ini yang diikuti semua pimpinan FKPD, anggota DPRD, dan seluruh Kepala Desa. Se-Kabupaten Grobogan.

Gambar : https://www.facebook.com/diskominfo.grobogan.5

Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni SH., MM dalam sambutanya menjelaskan bahwa Hari jadi Kabupaten Grobogan ke-294 ini Mari kita bersama-sama, Bahu membahu meneruskan perjuangan para leluhur kita, agar Grobogan menjadi lebih baik yaitu aman tentram, hasil buminya melimpah, rakyatnya sejahtera. Selesai membacakan pesan pidatonya, warga bergerumun menaiki gunungan, seketika itu habis ludes. Kemudian acara tersebut dilanjut pemotongan tumpeng di susul tarian atau menari bersama Bupati dengan di dampingi FKPD dan anggota DPRD.

Acara yang begitu sakral setidaknya dapat perhatian khusus dari instansi terkait dalam hal inovasi dan sosialisasi agar masyarakat antusias dan memahami pentingnya Kirab Boyong Grobog.Semoga Kabupaten Grobogan kedepan tambah maju dan menjadi dan masyarakatnya ayem tentrem gemah ripah lohjinawi.